Saran Dokter Tentang Mainan Squishy untuk Si Kecil yang Kembali Tren

Foto: Ilustrasi/thinkstock

Mainan squishy yang menggemaskan dan berbentuk lucu kembali tren. Anak-anak pun keranjingan memainkannya. Agar aman, orang tua perlu tetap berhati-hati ya.

Demikian disampaikan oleh dokter spesialis anak RSUD Dr Soetomo Surabaya, dr Meta Hanindita, SpA kepada detikHealth baru-baru ini. Menurutnya, meski sedang tren, orang tua tetap tidak boleh lengah saat anak sedang bermain squishy.

Orang tua perlu cermat dimulai saat membeli squishy. Agar aman, perhatikan kualitas mainan tersebut. Pilihlah squishy dengan bahan cat yang aman dan tidak bersifat toksik. Untuk memastikannya, mainan yang aman biasanya mencantumkan bahan-bahan pembuat. Jika tidak, kualitas bahan pembuatnya perlu perhatian ekstra.

“Iya, yang pertama pastikan catnya tidak toksik untuk anak,” tutur dr Meta.

Selain itu, perhatikan juga ukuran dan tingkat elastisitas squishy. Saat membeli squishy untuk anak berusia di bawah lima tahun, hindari yang ukurannya terlalu kecil ya. Sebab hal ini rentan menimbulkan risiko tertelan.

Beberapa mainan squishy juga bisa disobek oleh anak. Nah, saat anak main squishy dan tak diawasi, sobekan-sobekan kecil ini berisiko dimakan oleh anak lho. Maka dari itu, dr Meta juga berpesan supaya saat membeli squishy sebaiknya pilihlah yang bahannya aman dan tidak mudah sobek.

“Pilih yang tidak mudah sobek ya karena sobekannya itu bisa tertelan anak. Lihat juga ukurannya jangan yang terlalu kecil,” tutur dr Meta.

Sumber: https://health.detik.com/anak-dan-remaja/d-3466791/kata-dokter-soal-mainan-squishy-untuk-anak-yang-kembali-tren

Leave a Reply